• 17

    Mar

    Dua Aliran dalam Penulisan Panjang

    Kalau pernah ikutan NaNoWriMo, atau secara umum menyelam ke penulisan karya yang agak panjang (katakanlah Novel atau Buku), bisa diamati bahwa ada dua aliran dalam menulis. Tepatnya, dua aliran dalam ’strategi menyusun tulisan panjang’. Plotter / Planner : Ini adalah mereka yang menyusun dulu garis besar cerita atau ‘kerangka karangan’ sebelum menuliskannya. Aliran ini kadang dipandang sebelah mata karena dianggap membuat sesak kreativitas, tulisan konon jadi ‘tidak mengalir’ dan lain sebagainya. Pantser : Ini adalah mereka yang menyusun tulisan dengan langsung terjun kata demi kata, paragraf demi paragraf dan halaman demi halaman. Aliran ini dikritik karena kerap menghasilkan karya yang tidak fokus, berantakan dan ‘ke mana-mana’. Apapu
  • 6

    Oct

    Prinsip Dasar Jurnalisme Online

    Ini menarik untuk diikuti, Paul Bradshaw dari Online Journalism Blog sedang menerbitkan sebuah seri yang akan membahas prinsip dasar dari jurnalisme online. Bradshaw membuatnya dalam seri yang disebut BASIC, setiap huruf melambangkan sebuah konsep. Dan dia memulainya dengan B untuk Brevity. Update: Bradshaw telah melanjutkan untuk huruf kedua, yaitu A untuk Adaptability. Update 26 Feb 2008: Tambah lagi untuk huruf S untuk Scannability, artinya sudah ada 3 dari 5 huruf. Update 16 April 2008: Sekarang sudah sampai huruf keempat, yaitu I untuk Interactivity. Update Okt 2008: Akhirnya selesai juga untuk prinsip kelima, yaitu C untuk Community & Conversation. Brevity artinya Ringkas Ini merujuk pada konsep jangan bertele-tele saat menulis di web. Bukan berarti tulisan harus pendek,
  • 22

    May

    1, 2, 3-nya Associated Press

    Ini mungkin tanda fajar menyingsingnya era baru pemberitaan. Kantor berita Associated Press (AP), telah menerapkan sistem 1-2-3 dalam menyusun materi mereka. Ini adalah sistem yang diterapkan setiap kali ada berita baru yang diperoleh AP: Pertama, segera setelah berita terkumpul, sebuah headline, 50 karakter, dilepaskan sebagai breaking news update. Mungkin mirip news ticker yang ada di tv. Kemudian, ringkasan dalam 130-kata dilepaskan. Gaya penulisannya memungkinkan untuk diadopsi oleh segala jenis media, mulai dari online, siaran hingga cetak. Ini disebut juga dengan ‘AP News Now’. Baru setelah itu, Editor dan reporter AP mulai memikirkan apakah berita 130-kata tadi akan dikembangkan dan dengan media apa. Mulai dari artikel 500-kata, grafik interaktif hingga video. Ad
  • 24

    Mar

    Blog Lebih Menarik dari Reportase?

    Josh Benton (seorang jurnalis muda dan penerima fellowship dari Nieman Foundation for Journalism, Harvard University) menyusun kurva berikut yang sepintas mungkin mengejutkan: Saya agak bingung ketika melihat kurva (atau diagram ya?) tersebut. Setelah saya baca-baca penjelasannya, agaknya (menurut saya) kurva itu akan lebih jelas kalau dibuat seperti ini: Ternyata yang dimaksud blogging oleh Benton adalah berita dari lokasi kejadian yang disiarkan secara spontan. Mirip-mirip dengan yang kadang dilakukan oleh Detikcom sih. Sedangkan kalau pendapat pribadi saya: blogging itu sangat bervariasi sehingga interestingness-nya akan punya kurva sendiri yang pada diagram di atas mungkin beberapa akan berada di atas conventional reporting, tapi beberapa lagi bisa jadi ada di bawah itu.
  • 18

    Feb

    Magnificent Seven Jurnalisme Multimedia

    Ada tujuh jagoan di era jurnalisme multimedia, siapa saja tujuh jagoan itu dan apa keunggulan mereka? Mindy McAdams, dari Teaching Online Journalism, menggariskan tujuh jagoan (format) yang bisa digunakan jurnalis/pers dalam menyampaikan sebuah kisah/berita ke pengunjungnya. Mindy bilang, “paling tidak, Anda harus mengerti media tertentu cocoknya untuk apa. Bahkan, misalnya, Anda tak tahu bagaimana membuat audio slideshow tapi setidaknya Anda harus mengerti berita seperti apa yang paling cocok ditampilkan dengan itu dan berita apa yang tidak.” Bingung? Berikut adalah contekannya, seperti disarikan Mindy dari Regina McCombs di Poynter. Video Melihat atau mendengar sesuatu secara langsung Gerakan / peristiwa / aksi Audio dan video saling melengkapi; menempatkan pemb
  • 11

    Feb

    Ekonomi Perhatian

    Here’s something worth thinking about: The basic ideas behind the Attention Economy are simple. Such an economy facilitates a marketplace where consumers agree to receives services in exchange for their attention. (The Attention Economy: An Overview) Attention Economy merupakan sebuah konsep yang patut jadi perhatian mereka-mereka yang punya andil dalam pengembangan situs web. Dengan banyaknya situs dan layanan berbasis web saat ini, maka pengunjung dihadapkan pada banyak pilihan. Ketika pengunjung tidak menemukan apa yang mereka butuhkan dalam sebuah situs, maka pengunjung akan mudah pergi. Sehingga, pengelola situs akan berlomba-lomba untuk mengikat perhatian pengunjungnya. Dengan kata lain, loyalitas pengunjung terhadap sebuah situs menjadi makin sulit untuk diandalkan. Reko
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post