Semur Kecoak dan Sop Ulat
29 January 2009“Jadi gimana sekarang, kegiatannya ngapain aja?” ujar saya pada seorang teman lama yang sudah tak lagi sekantor. Saya dan beberapa teman sekantor ‘tiba-tiba’ ketemu dengan teman ini di sebuah warung makan swalayan.
“Yah, biasalah. Ini itu (menyebutkan suatu kegiatan)” jawabnya basa-basi. Sambil mengambil lauk-pauk.
Karena sambil asyik ngobrol saya tak terlalu memperhatikan apa yang saya ambil. Saya cuma tahu ngambil semur hati ayam, sayur kangkung, nasi dan tempe goreng.
Di meja, basa-basi berlanjut. Saat hendak menyendok hati ayam, yang kebetulan salah satu favorit saya. Gubrak! Saya tersentak: seekor kecoa (atau tepatnya mayat kecoa) bersembunyi di antara hati dan rempela.
Akhirnya selera makan saya menguap bak alkohol 80 persen yang baru diusapkan di atas kulit. Njesss!
Ibu penjaga warung yang mengantarkan teh manis cuma bilang: wah, tadi masaknya bersih kok. Yang lain juga nggak ada yang komplain. Mau diganti hatinya?
(Perhatikan bahwa beliau menawarkan hati sebagai pengganti yang sudah kena kecoak. Lho bu? Bukankah tadi kecoak itu ada di dalam piring bersama hati rempela dan kuah semur sadayana? Ai ai ai aiiieee)
Saya akhirnya nyerah dan bilang. “Minta sop saja deh Bu, tanpa nasi”
Ketika sop datang, perbincangan berlanjut. Tiba-tiba salah satu rekan nlyetuk: “Kok itu ada ulatnya?”
Dan benar saja, di sop yang lezat itu mengapunglah mayat ulat bagai seseorang yang sedang berendam di sauna atau pemandian air panas. Santai dengan wajah imut tak berdosa.
Benar-benar makan siang ala Fear Factor!
(Selesai makan saya membayangkan Joe Rogan tiba-tiba muncul dan memberikan USD 500 sebagai imbalan keberanian saya memakan semangkuk sup ulat dan sepiring semur kecoak! Joe? Di mana loe?)
Tags: kecoak, makan siang, ulat







January 30th, 2009 at 10:26
hiiyyy…. yaikkss banget.
[Reply]
February 6th, 2009 at 04:45
huahahahaha. what a day buat wicak!
[Reply]
February 10th, 2009 at 08:36
beruntungnya gak mesen malah dikasih,
itung-itung bonus ya huehehe
eh Fear Factor kaan tayang lagi ya ?
[Reply]
February 10th, 2009 at 11:56
@epi: hehehe sejujurnya sih saya hampir nekat ngelahap tuh semur
@arya: kapan ke warung b**wi lagi?
@warmorning: o ya? tayang di mana?
[Reply]
February 10th, 2009 at 18:11
@warmorning: waks! kalo mesen semur bonus kecoa, mesen sop dapet ulat, untuk USD 500 harus pesen apa?:p
[Reply]
February 16th, 2009 at 20:08
untung yg mengapung mayat ulat mas, bukan mayat buaya.. ahahah..
salam kenal..
[Reply]
February 18th, 2009 at 17:57
@madi: hmm kalo mayat buaya mutilasi sih mungkin masih bisa digarap ya? (kok jadi serem ya.. hihihi(
[Reply]
February 19th, 2009 at 15:22
lagi nyari kecoa neeh…. numpang lewat..:D
[Reply]
March 7th, 2009 at 20:37
ha ha ha… lucu banget
d.~
[Reply]
April 6th, 2009 at 14:50
Mayat ulet siy anggep aja penambah protein
Lagian gurih juga kan? :))
[Reply]
April 12th, 2009 at 06:59
Weleh…
Ada-ada saja…
Salam ngeTop…!!!
[Reply]
May 31st, 2010 at 15:41
Great recipes and looked tasty…easy to make, thank you for the recipe, makanan tempe yang enak
[Reply]
June 2nd, 2010 at 15:39
@indonesiafood:
[Reply]