Obama, Oh ya?

5 November 2008

Tulisan Epi, Obama Menang!, adalah blog lokal pertama yang saya baca soal Pilpres AS.

Ya, ya, ya. Ternyata Iwan dan juga Bang Enda menuliskan tema yang serupa di Facebook Notes masing-masing. (Oops, tulisan Iwan rupanya soal Hamilton! Wahahahaha)
Sejak awal Pilpres AS, saya rasa banyak orang Indonesia yang mendukung Obama. Faktor pendukungnya adalah kenyataan bahwa yang bersangkutan pernah tinggal di Indonesia.

Tapi benar kata Adnan Buyung Nasution, jangan terlalu berharap pada Obama. Dia memang merepresentasikan sebuah perubahan, tapi perubahan bagi AS. Bukan bagi RI. ;)

Satu hal, semangat dari Obama patut jadi inspirasi buat kita.

Di sisi lain, saya menyaksikan kemenangan Obama selayaknya saya menyaksikan kemenangan kontestan American Idol atau tim favorit di sepakbola atau NBA.

Seru, kadang ikut emosional. Tapi pada akhirnya itu hanya sebuah tontonan.

PR besarnya adalah: bagaimana menarik hikmah dari tontonan itu menjadi semangat pada diri sendiri dan orang-orang di sekitar saya untuk bisa berubah menjadi yang lebih baik.

Bisa? Pasti Bisa! Boleh? Pasti Boleh!

Tags:



7 Responses to “Obama, Oh ya?”

  1.   mohamad handy Says:

    saya setuju dengan pak adnan dan mas wicak, kok kita terlalu yakin dengan kemenangan obama, lalu akan memberi angin segar pada indonesia, sementara AS sendiri lagi berusaha cari angin. yang penting bagi kita adalah hikmahnya, demokrasi sebenarnya baik jika kita meletakkannya sesuai porsi dan sesuai tempatnya…itu yang kita belum punya…belajarlah dari peristiwa ini…

  2.   epi Says:

    saya pernah ditanya, kenapa begitu senang ketika Obama menang. sebenarnya alasannya cuma karena saya sering ngikutin beritanya, dan dari ulasan-ulasan yang ada saya kepincut pada Obama.

    soal dampak kemenangan Obama thp Indonesia, saya juga melihat hal itu kecil sekali. Obama tidak pernah membahas Indonesia, juga tidak sempat menemui utusan teman-teman sekolahnya di Menteng yang ingin menyampaikan dukungan langsung.

    seperti kata Wicak, pada akhirnya ini hanya sebuah tontonan :)

  3.   esaifoto Says:

    saya suka membaca artikel anda, layak di baca dan di renungkan ( bukan memujih karena saya bukan syaik pujih yang menikahi anak di bawah umur menurut undang-undang apalagi memujah bisa musyrik kata ustas)

    http://esaifoto.wordpress.com

  4.   Hes Says:

    hehehe, kenyataan bahwa Obama pernah tinggal di Indonesia sehingga kita merasa ‘dekat’ dg presiden AS terpilih ini adalah romantisme kita, orang Indonesia, bukan romantisme Obama. hehe.

    So seperti katamu Mas,
    ‘Dia memang merepresentasikan sebuah perubahan, tapi perubahan bagi AS. Bukan bagi RI. ;)’

  5.   cya Says:

    yah, kita harus sabar menunggu sampai 2009 untuk perubahan.

    kalau ada *pesimis*

  6.   dimas Says:

    Setelah lihat Obama menang yang pertama terlintas di pikiran saya adalah: “Capres kita ada nggak yang bisa membawa perubahan? Karena selama ini yang saya lihat hanya bisa mengumbar janji”

  7.   tamhitam Says:

    hohoho dari pada pusing soal obama-organisasi bakso malang itu mending jenguk2 blog gue, sapa tau bisa dibahas juga hahahaha pisss. gue dukung 76ers. yang penting ada ‘alien’ iverson-streetball hore

Leave a Reply