Mencari Kotak Pandora Web di Indonesia
2 September 2008Potensi aplikasi berbasis web itu banyaaak sekali. Nggak percaya? Coba aja iseng baca Tech Crunch dan perhatikan banyaknya inovasi yang diulas oleh Arrington dkk. di sana.
Tapi di Indonesia, inovator web itu (saya merasa) kok masih sedikit ya. Bahkan belakangan kita seperti terkotak-kotak dalam ’situs’, ‘portal’ dan ‘blog’.
Saya belum tahu apa, tapi rasanya ‘Kotak Pandora’ inovasi dan kreativitas Bangsa Indonesia dalam mengembangkan aplikasi berbasis web masih belum terbuka. Dan selama kotak itu belum terbuka, maka segala kegilaan dan keganasan yang mendorong mesin industri dot com di Amerika Serikat belum bisa menjadi pendorong di dalam negeri.
Salut saya buat tokoh seperti Herman Saksono yang menggelar Cerpenista. Bentuk karya nyata yang menarik dalam berupaya mengembangkan potensi web sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari.
Inovasi seperti yang dilakukan Momon dan ’sejenisnya’ saya rasa perlu untuk terus diinfeksikan. Bukan hanya dikembangkan, tapi juga disebarkan. Yuk!
Tags: pandora







September 3rd, 2008 at 06:34
momon kok blm komen di mari ya?
September 19th, 2008 at 15:45
@momon: yupe. siapa ya yang mau memulai bikin VC?
October 7th, 2008 at 08:22
[...] dalam berupaya mengembangkan potensi web sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari.” —Wicak Hidayat, In and Out, Wicak [...]
October 7th, 2008 at 08:41
@Wicakhidayat: Siapa ya? Capres-capres itu mau nggak ya?
October 7th, 2008 at 10:27
@momon: capres? jangan harap lah mon.. hehehe.
October 8th, 2008 at 12:11
Sutrisno Bachir kayaknya pengen tuh merangkul komunitas internet
October 9th, 2008 at 19:52
idealnya sih jangan capres. terlalu politis hehehehe