Kalo Dimarahin Terus, Mana Bisa Kerja?
28 February 2008
Otak bekerja dengan cara-cara yang tidak dimengerti oleh para ilmuwan. Nah, kalau ilmuwan saja tidak mengerti apalagi kita yang tidak mempelajari otak secara khusus.
Misalnya saat membuat tulisan, otak harus ‘disayang’ agar bisa bekerja dengan baik. Kadang, kita justru tidak bisa menghasilkan tulisan yang baik karena otak terkekang.
Isman menuliskan begini dalam milis Writer’s Tavern:
kita terlalu mengekang diri saat belajar “berbicara” dalam teks. Jadinya, otak kita ngambek juga karena “dimarahin” terus. Dan ini bisa bikin aliran menulis terhambat.
Bayangkan saja anak kecil yang asyik menggambar gunung kita marahin, terus suruh gambar bunga. Kalaupun ia mau gambar bunga, semangatnya hilang.
Cuma kadang ada juga yang berpendapat begini: seperti keledai, kalau nggak dicambuk dia nggak akan jalan!
Kalau boleh, saya menyimpulkan:
- Kalau mau otak mengeluarkan sesuatu yang kreatif, lihat poin dari Isman di atas.
- Tapi kalau mau otak seperti keledai, ya cambuk saja.
Apakah ini terbatas pada otak saja? Tafsirkan sendiri deh..






